Flying Cute Baby Blue Butterfly khaika13: PRASANGKA, DISKRIMINASI, DAN ETNOSENTRISME
tidak ada yang tidak mungkin selama kita masih mau mencoba, berusaha, dan berdoa
:)

Minggu, 26 Desember 2010

PRASANGKA, DISKRIMINASI, DAN ETNOSENTRISME

Perbedaan Prasangka & Diskriminasi

 Sikap negatif terhadap sesuatu, disebut prasangka namun ada juga demikian belum jelas benar ciri-ciri kepribadian mana yang membuat seseorang mudah berprasangka;

 Dalam kondisi prasangka untuk menggapai akumulasi materi tertentu atau untuk status sosial bagi suatu individu atau suatu kelompok sosial tertentu;

 Seorang yang mempunyai prasangka rasial, biasanya bertindak diskriminasi terhadap ras yang diprasangkanya.


Sebab-sebab Timbulnya Prasangka

a. Berlatar belakang sejarah;
b. Dilatar belakangi oleh perkembangan sosio-kultural dan situasional;
c. Bersumber dari faktor kepribadian;
d. Berlatar belakang dari perbedaan keyakinan dan agama.


Daya Upaya Untuk Mengurangi
Prasangka & Diskriminasi
A. Perbaikan kondisi sosial ekonomi, pemerataan pembangunan dan usaha peningkatan pendapatan bagi warga negara Indonesia yang masih tergolong di bawah garis kemiskinan;
B. Perluasan kesempatan belajar, adanya usaha-usaha pemerintah dalam perluasan kesempatan belajar bagi seluruh warga negara Indonesia;
C. Sikap terbuka dan sikap lapang harus selalu kita sadari bahwa berbagai tantangan yang datang dari luar ataupun yang datang dari dalam negeri.


Etnosentrisme
 Suku bangsa ras tersebut cenderung menganggap kebudayaan mereka sebagai salah satu yang prima, riil, logis, sesuai kodrat alam dan sebagainya;

 Etnosentrisme nampaknya merupakan gejala sosial yang universal, misalnya: sikap yang demikian biasanya dilakukan secara tidak sadar;

 Akibatnya etnosentrisme penampilan yang etnosentrik, dapat menjadi penyebab utama kesalah pahaman dalam berkomunikasi;

 Etnosentrisme dapat dianggap sebagai sikap dasar Ideologi Chauvinisme pernah dianut orang-orang Jerman pada zaman Nazi Hitler, mereka merasa dirinya superior, lebih unggul dari bangsa-bangsa lain, dan menganggap bangsa-bangsa lain sebagai inferior, lebih rendah, nista dan sebagainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.