Akhir Januari lalu aku melihat
berita secara online di salah satu situs berita ternama, apa yang aku baca? Ada
lomba menulis!Iya lomba membuat karya tulis yang diadakan oleh Taman Impian
Jaya Ancol.sejenak aku merasa tertantang untuk membuat sebuah tulisan walaupun
berjuta perasaan minder muncul di otakku karena tulisanku seringkali belum enak
dibaca khalayak banyak tapi tetap saja aku daftar lomba tersebut. Toh hadiahnya
lumayan untuk menambah uang bayaran kuliahku, pikirku.Ternyata kategori yang
dilombakan ada lomba fotografi juga, aku putuskan untuk mengajak teman
sekantorku untuk ikutan lomba ini, Lia.kebetulan temanku ini hobi sekali
fotografi. kami mendaftar dan memutuskan untuk datang tanggal 2 Februari 2013
ini. Oh iya, aku seorang yang kumayan sibuk, pagi berprofesi sebagai karyawan
di perusahaan swasta dan malam sebagai Mahasiswa.
Lanjut lagi ya…
Membaca sekilas syarat dan ketentuan yang berlaku tekad kami
semakin bulat untuk melakukan “observasi” di hari sabtu tersebut.Dan ternyata
rencana kami ini dikatahui oleh 2 teman sekantor kami lainnya, Laili dan
Zizi.Setelah aku jelaskan sekilas mereka berminat untuk ikut lomba menulis
juga.
Tiba di hari sabtu yang dinantikan. Tapi cuaca sangat tidak
mendukung, pagi-pagi hujan deras..tadinya aku berniat untuk membatalkan niat
untuk ke Ancol, tapi teman-teman yang terlanjur bersemangat membuat aku tetap
berangkat. Dari rumahku aku naik angkot kearah Kp. Melayu lalu lanjut naik bus
Transjakarta jurusan Ancol. setelah “tunggu-tungguan” selama 1 jam lebih kami
lalu masuk ke Ancol.
Tidak sulit kok menemukan loket masuk Ancol dari Shelter
Busway, dengan harga yang hanya Rp. 15.000,- kami langsung masuk ke kawasan
Ancol. aku yang masih sangatbuta tentang kawasan Ancol karena memang sangat
jarang untuk berlibur kesini, celingak-celinguk “meraba” kearah mana kita harus
pergi selanjutnya. Karena sebelumnya kami membaca persyaratan dan ketentuan
selama observasi gratis masuk, kami mau mulai ke Dufan dengan harapan bisa “masuk
gratis".
Segitu antusiasnya yah kita mau ke Dufan, memang ada apa
saja sih di Dufan itu?
Dunia Fantasi yang akrab sekali disebut DUFAN (“Do Fun”)
ternyata telah dibuka sejak 29 Agustus 1986.Dufan adalah theme park pertama
yang dikembangkan oleh Ancol, hingga saat ini Dufan dinobatkan sebagai pusat
hiburan outdoor terbesar di Indonesia.
Dufan mempunyai mascot kera bekantan yang bernama
Dufi.Dipilih mascot kera karena dahulunya daerah ini adalah kawasan hutan kera.
Selain Dufi mascot Dufan lainnya ada Kabul (Katak Gembul), Bije (Bison Jenaka),
Garin (Garuda Indonesia), Tanit (Tapir Genit), Kombi (Komodo Gembira), Cili
(Kancil Licik), dan Barus (Babi Rakus). Lucu-lucu ya nama maskotnya dan yang
terpenting “Indonesia banget”.
Dufan terbagi dalam beberapa kawasan yaitu kawasan Jakarta,
Eropa, Amerika, Indonesia, Asia, Fantasi Yunani, Fantasi Hikayat, Balara,
Kalila Adventure dan Istabon.
Di kawasan Jakarta kita bisa menikmati Turangga-Rangga yaitu
permainan komidi putar yang sangat khas bagi warga Jakarta.
Kalila Adventure termasuk wahana baru yang ada di
Dufan.Kalila Adventure menyuguhkan drama musical yang menampilkan
binatang-binatang lucu sebagai tokohnya.Dan Kalila Adventure yang ada di Dufan
ini dinobatkan sebagai pentas animatronik terlengkap pertama di dunia Karena
menggabungkan empat unsur teknologi yaitu film, animatronik, musical show, dan
special effect.
Selanjutnya Kawasan Indonesia, disini ada wahana Alap-alap
dan tornado. Wahana tornado ini sangat memacu adrenalin kita loh, bayangkan
saja kita dibawa naik lalu diputar-putar beberapa menit, yang lebih membuat
kita berteriak ketika posisi kita dihadapkan ke bawah, wuuiihhh serem yaa… tapi
tenang, wahana ini sangat aman kok dilengkapi kunci pengaman ganda jadi tidak
akan jatuh.
Kawasan Eropa dihiasi dengan kicir-kicir, Beng-Beng,
Histeria, dan Panggung maksima. Wahana kicir-kicir dibawa dari Italia ke Dufan
pada tahun 2002, dan hysteria wahana yang paling baru di kawasan Eropa Dufan
ini merupakan menara setinggi 56 meter diatas tanah. Sangat-sangat memacu
adrenalin kita memang di kawasan Eropa ini, namun tidak ketinggalan ada
panggung Maksima yang mementaskan puluhan acara, Beberapa acara yg pernah di
adakan di panggung maksima yaitu operet Sleeping Beauty, Putri Salju, Dufan
Incredible Extravaganza, Bon Aniversaire Dunia Fantasi, Zabogar, Junggle Night
Fantasy, Jesus Christ Superstars, Dufan Super Stars Show, Opera Rama Shinta -
Legenda Masa Depan, Opera Mahabratha, Opera Fantasia, Dufan dan Dufi di unia
mimpi, Dufan Show ulang tahun ke 18, Dufan Show lebaran, Dufan Show Natal,
Dufan Show Sampek Engtay, Dufan Show Perang Bintang, Colour Guard Show dan
Percusion Attraction. Penampil di panggung Maksima ini ternyata para musisi
seperti Guruh Soekarno Putra, N. Riantiarno
dan Harry Rusli. Semoga saja operet dan pementasan selanjutnya semakin
inspiratif untuk pengunjung Dufan ya.
Pemandangan masa depan bisa kita dapatkan di kawasan fantasi
Hikayat. Di kawasan ini bisa menikmati pertunjukkan sinar laser seperti di luar
angkasa.
Di kawsan Fantasi Yunani adrenalin kita akan diuji loh,
karena permainan disini bisa dibilang ekstrim. Halilintar, Ombang Ambing,
Pontang-Pontang, Arung Jeram, dan Teater Simulator bisa kita daptkan disini.
Sementara poci-poci, Niagara, rango-rango, tembak jitu, dan
lorong sesat bisa kita nikmati kalau kita memasuki kawasan Amerika santai
tetapi tetap menghibur.
Di Dufan juga ada Istana Boneka.Di dalam Istana ini kita
bisa melihat berbagai boneka yang berpenampilan budaya Indonesia dan budaya
luar negeri lengkap dengan musiknya. Tidak perlu khawatir capai untuk
berkeliling wahana ini karena kita akan berkeliling dengan menggunakan perahu
dan dilengkapi penyejuk ruangan.
Lengkap ya permainan yang ada di Dufan, tidak heran dari
pertama dibuka hingga saat ini obyek wisata Dufan masih sangat ramai
dikunjungi, bahkan terkadang kalau sedang sangat ramai kita bisa antri
berjam-jam hanya untuk satu wahana. Woooww harus menyiapkan kesabaran ekstra
nih.
Keluar dari shelter busway kami melihat bus mini dengan
tulisan “Bus Wara Wiri”.Kami kira bus itu adalah bus acara jalan-jalan di salah
satu TV swasta, tapi setelah bertanya ternyata itu adalah bus untuk berkeliling
kawasan Ancol.dengan terburu-buru dan tanpa bertanya lagi kami ber-4 pun masuk
ke dalam bus dan memulai perjalanan.
Sepanjang jalan kami bercetita kapan terakhir kali
mengunjungi dufan dan Ancol.tanpa sadar bus yang kami tumpangi melintasi
beberapa wahana di Ancol yaitu:
• Ecopark
Apa itu ecopark? Ecopark merupakan wahana edutainment dan
adventure di lahan seluas 32 hektar.Lahan ecopark ini merupakan lahan bekas
lapangan golf.Di dalam ecopark sangat sejuk dan asri, karena memang dirancang
utnuk wisata alam.Suasana yang dihiasi pohon-ponoh, saung, kolam buatan
menambah asrinya pemandangan sekitar Ecopark ini. Lalu apa saja yang disediakan
Ecopark untuk pengunjungnya? Ada beberapa permainan dan pertunjukan yang
disediakan Ecopark, diantaranya : Dermaga, Show Fantastique, Green Mission
Paintball (GMP), Eco-Ride, dan Eco-Island.
Di dermaga kita bisa menikmati berkeliling danau buatan yang
cukup panjang dengan disuguhi pemandangan yang asri dengan fun boat cruiser
(perahu pesiar). Tarif Fun Boat Cruiser untuk weekday Rp 25.000 per orang
sedangkan weekend/hari libur Rp 30.000
per orang satu kali putaran. Bagi pengunjung yang sangat suka bersepada,di
Ecopark juga menyediakan sepeda. Eco Bike untuk dewasa dipatok tarif per jam Rp
50.000 untuk weekdays dan Rp 60.000 untuk weekend.Ecobike untuk anak-anak
seharga Rp 25.000 untuk weekday dan Rp 30.000 untuk weekend.Tarif sewa sepeda
ini sudah termasuk penyewaan alat pengaman bersepeda seperti helm dan sepeda
yang disewakan merupakan sepeda bermerk dan terawat.Walaupun hanya bersepeda,
keselamatan dan keamanan tetap diperhatikan ya agar menghindari sesuatu yang
tidak diinginkan.
Yang menjadi kejutan disepanjang jalur danau buatan kita
akan melihat berbagai jenis ikan yang dipelihara di danau buatan tersebut. Kita
juga bisa memberi makanikan-ikan tersebut dengan membeli pakan ikan yang
disediakan oleh petugas Ecopark. Dan yang lebih menjadi kejutan, diujung
perjalanan danau buatan kita akan berlabuh di wahana fantastique. Wow
perjalanan yang sudah pasti sangat mengesankan ya.
Eco-Island adalah sebuah pulau buatan yangada di dalam
Ecopark yang terdapat kawanan rusa, burung pelican, dan berbagai pepohonan.Namun
karena Ecopark baru saja dibuka beberapa tahun belakangan jadi kawasan
Eco-Island belum sepenuhnya dibuka untuk umum. Jadi penasaran apa sih yang
disiapkan disana.
Eco ride merupakan fasilitas yang seperti commuter area
untuk memudahkan pengunjung mengelilingi kawasan Ancol menggunakan segway.
Segway merupakan sebuah transportasi dengan tenaga baterai yang ramah
lingkungan dan kini tengah dikembangkan sebagai kendaraan personal oleh
sejumlah produsen otomotif dunia.Selain segway, untuk mengelilingi kawasan
Ancol dan Ecopark khususnya.Modern tetapi tetap ramah lingkungan, seperti
konsep Ecopark yang telah dibahas sebelumnya.
Show Fantastique merupakan sebuah pementasan dengan dukungan
teknologi mutakhir seperti laser, 3D, juga pertunjukan kembang api. Berlatar
panggung di ruangan terbuka, terdapat beberapa titik panggung yang menambah
uniknya pertunjukan.Panggung utama untuk pemeran manusia, sisi belakang (air
mancur satu untuk buto ijo) dan dua sisi kiri kanan sungai yang biasa
menampilkan animasi 3D anak buah buto ijo. Dengan basic pertunjukan cerita
rakyat yang modern, Show fantastique mengangkat cerita Timun Mas dan Buto Ijo
yang tidak menghilangkan sisi tradisional Bangsa Indonesia. Pesan moral yang
ditujukan dalam cerita ini kurang lebihnya ‘berbuat baiklah dan bersahabat
dengan alam, karena tanpa alam yang asri kita (manusia) tidak akan dapat hidup
dalam kesejuakan dan ketenangan’.Pada tahun 2011 kemarin Show Fantastique
mengangkat cerita Laskar pelangi yang ternyata peminatnya tidak kalah banyak
dengan film layar lebarnya.Semoga kedepannya Show Fantastique dapat mengangkat
berbagai cerita rakyat daerah yang mungkin sekarang ini sudah mulai
ditinggalkan dan tenggelam dalam kebudayaan modern yang berasal dari luar
negeri.Ya semoga saja.
• Pasar seni
Selain disuguhkan berbagai wahana hiburan Ancol juga
menyediakan wahana edukasi dan seni. Kalau kita mengunjungi satu sisi Ancol
yang bernama Pasar seni inilah kita akan menemui berbagai macam seni dan
kebudayaan Indonesia. Pasar Seni merupakan tempat untuk berkarya dan
mementaskan serta menunjukkan semua hasil kreatifitas kita dalam hal seni.Di
Pasar Seni terdapat kurang lebih 110 kios. Disini dijual berbagai hasil
kesenian diantaranya ukiran kayu, disini, patung, relief, dan berbagai hasil
batik yang sangat khas Indonesia, serta kerajinan aksesoris seperti
kerang-kerangan, batu-batuan dan ukiran kayu juga menghiasi kios disini.
Adapun kerajinan ukir-ukiran yang tersaji di Pasar Seni ada
ukiran Jepara yang sangat indah, wayang golek, wayang kulit, dan topeng kertas.
Berbagai pameran juga ikut meramaikan acara di Pasar Seni
ini seperti pameran lukisan, pameran fotografi, pameran buah, pameran tanaman
hias, pameran bangunan, dll. Selain bisa melihat hasil karya lukisan, di Pasar
Seni ini kita juga bisa minta dilukis loh, para pelukis professional dengan
senang hati melukis wajah kita ataupun melukis pemandangan lainnya, tapi jangan
lupa bayar ya, tidak ada yang gratis :D
Untuk fasilitas jangan khawatir, di Pasar Seni ada kios yang
menjual makanan, ada mushola, telepon umum, toilet, panggung pertunjukan, Bank
Mandiri dan Bank BDN, jadi nyaman jika ingin berlama-lama di Pasar Seni karena
fasilitas lengkap dan dijamin tidak bosan.
Bagi yang ingin belajar
seni ataupun mengembangkan bakatnya di dunia seni, di kawasan Pasar Seni
juga ada Gallery Pasar Seni yang akan memandu dan membimbing kita menjadi
peseni yang andal. Lokasinya berada di tengah Pasar Seni di dekat panggung
pertunjukan.Dan hasil karya kita bisa diperlihatkan disini.Jika ingin
mengadakan gathering dariperusahaan ataupun keluarga besar, bisa juga menyewa
tempat untuk acara-acara tertentu.
• Gondola
Gondola merupakan salah satu fasilitas yang ada di kawasan
Ancol, gondola ini semacam kereta gantung yang akan membawa kita melihat
pemandangan Pantai Ancol, Dunia Fantasi, Pasar Seni, Ocean Dream Samudra, Sea
World, dan sekitarnya dengan ketinggian 21 meter diatas tanah. Fasilitas di
dalam satu gondola bisa menampung hingga 6 orang. Pasti seru jika naik gondola
bersama teman-teman .
• Ancol Epic Cable Park
Satu lagi wahana air yang dapat memacu adrenalin kita, kini
di Epic Cable Park. Ada permainan apa saja sih disini? Kita bisa
ber-Wakeboarding. Wakeboarding adalah penggabungan permainan skateboarding dan
surfing diatas air dengan menggunakan kabel, hemat bahan bakar dan tidak
menyebabkan polusi. Jadi si pemain harus berusaha menyeimbangkan tubuhnya
diatas air dan akan ditarik dengan kabel di sepanjang lintasan. Walaupun memacu
adrenalin, permainan ini sangat aman.Wakeboarding merupakan salah satu cabang
olahraga yang dilombakan dalan SEA GAMES dan terus berkembang dari masa ke
masa.Walaupun medianya tidak menggunakan speedboat yang mempunyai biaya
perawatan yang terlampau mahal, Wakeboarding yang menggunakan kabel ini juga
termasuk mahal yakni dipatok dengan harga 300ribu per orang.Namun harga
tersebut terbayar dengan sensasi skate-surfing tersebut.
Epic Cable Park menyediakan Wakeboard pertama di Jakarta
dengan standar Internasional.Dikelola oleh perusahaan dari Jerma yang pasti
memberikan permainan yang terbaik.Tidak harus orang yang berpengalaman yang
bisa memainkan permainan ini, pemula pun bisa memainkan wahana ini karena
memang sudah dijamin aman.
• Hotel Mercure Ancol
Hotel bergengsi ini juga berada di kawasan Taman Impian Jaya
Ancol.katanya di hotel ini ada kamar khusus untuk Si Manis Jembatan Ancol loh,
saya sih tidak tahu menahu soalnya belum pernah menginap disini, Hehehe. Selain
harganya yang tidak terlalu melangit untuk ukuran hotel berbintang dan
berpengalaman, lokasi yang berada di dalam kawasan Ancol ini semakin
mempermudah pengunjung untuk berlibur di teluk Jakarta ini.
·
Taman dan
Pantai
Siapa sangka tempat yang dulunya hanya kawasan rawa dan
hutan kini dikelola dan mempunyai 5 pantai. Ya, Ancol kini mempunyai 5 buah
pantai (pantai indah, pantai festival, pantai Carnaval, pantai elok, dan pantai
ria) yang terbentang sepanjang 500M. di pantai ini kita bisa menikmati berbagai
keasyikan yang disediakan di Ancol.
Bagi yang hobi memancing disediakan tempat untuk memancing
di sekitar pantai yang tentunya sudah dilindungi oleh tanggul jadi tidak usah
khawatir akan keselamatan selama memancing.
Untuk anak-anak yang ingin berenang di pantai ancol juga
sudah ada daerah utnuk berenang anak-anak, jarak aman berenang pun sudah diatur
oleh pengelola, sehingga anak-anak aman jika berenang di pantai Ancol, kecuali
jika ombak sedang tinggi pasti ada tugas pengamanan yang menjaga di kawasan
tersebut.
Untuk yang suka olahraga laut bisa menikmati mendayung kano,
ataupun jetski. Dan bagi yang ingin sekali menikmati pemandangan pantai bisa ke
dermaga cinta atau jembatan cinta.Ada juga sepeda air dan perahu angsa yang
bisa membawa anda keliling pantai.
Volley pantai dan senam juga rutin diadakan di pantai Ancol.
Di bagian taman Ancol, terdapat jogging track bagi yang
ingin jogging dengan nuansa pantai yang indah. Disekitarnya juga terdapat
foodcourt dan kios yang menyediakan beragai menu dan tidak ketinggalan seafood
juga tersedia di foodcourt ini.Untuk harga yang relatif terjangkau.Biasanya di
akhir tahun, kawasan pantai karnaval dan festival ini tidak pernah absen
digunakan untuk menggelar acara music untuk menyambut tahun baru.Lokasi wisata
yang terjangkau dan harga tiket masuk yang relative murah menjadi salah satu
factor banyak warga yang memilih ke Ancol sebagai tempat untuk menghabiskan
malam tahun baru disini.
Jadi, kawasan pantainya saja sudah mewakili seluruh
keinginan keluarga untuk berekreasi di daerah pantai. Pokoknya kawasan pantai
Ancol tidak akan membosankan jika dikunjungi bersama keluarga, teman, ataupun
sang kekasih J.
Tapi ternyata Bus Wara Wiri memiliki 2 rute loh teman, Timur
dan Barat.Yang kami tumpangi ini adalah yang kearah Barat. Kalau arah Barat
memiliki rute Gondola, Eco Park, Pantai Indah, Marina, Shelter transjakarta,
PGU Barat, dan Pasar Seni. Dan jalur Timur memiliki rute Gondola, Monumen,
Beach Pool, Pantai Carnaval, Taman kelapa, dan Samudra. Dan kedua rute ini
dapat kita tumpangi tanpa membayar alias GRATIS!. Jadi sudah gak ragu lagi kan
kalau mau ke Ancol karena kita akan dimanjakan dengan adanya bus ini.
Setelah beberapa lama berkeliling Ancol ternyata kami
kembali ke tempat asal yaitu Shelter Busway! “Loh terus dimana pintu masuk
dufannya?” aku mulai bingung dan memasang tampang bloon.“Oh jadi kita mau ke
Dufan?kalo ke Dufan sih gausah naik bus, jalan aja dari sini, deket kok”
celetuk si Laili. “Kenapa gak bilang daritadi sih? Huuuuu…” kami berempat
kompak nyalahin Laili, padahal sih memang kitanya aja yang agak miss
communication.
Kami berempat berjalan ke gerbang dufan sambil tertawa mengingat
konyolnya kami sedari tadi yang sangat sok tahu dan bawel.Sesampainya di
gerbang dufan aku memberanikan diri untuk bertanya pada mbak penjual tiket
mengenai observasi lomba fotografi dan penulisan.Namun si mbak penjual tiket
ini malah kebingungan dan mengarahkan kami ke bagian informasi disebelah kiri
di dekat pintu masuk.
Kini giliran lia yang bertanya mengenai lomba itu, tapi
bagian informasi punbilang tidak tahu menahu tentang lomba tersebut. Kami
diarahkan lagi ke lobby gedung sebelah. Sambil heran kami berempat menuju
gedung di sebelah gerbang dufan, kami bertanya kepada security, namun
tanggapannya pun sama, mereka tidak tahu tentang event itu.
“loh gimana sih kok pada gak tau?” lia sudah mulai kesal
dengan keadaan yang seperti ini apalagi cuaca agak tidak mendukung, sudah mulai
gerimis. Kami menunggu di tempat security sambil mencari informasi lewat
internet bermodalkan handphone masing-masing.Lalu lia mengambil inisiatif untuk
menunjukkan website yang kami maksud mengadakan lomba ini. Si pak security pun
masuk ke kantor untuk membantu kami.
Beberapa menit menunggu diluar kamipun dipersilahkan masuk
dan bertemu dengan salah satu pengurus dufan (saya lupa namanya) dan membawa
hard copy informasi yang kami berikan tadi.Dengan senang hati bapak tersebut
membantu kami dengan memberikan kontak Bapak Ipang yang berkantor di
Ecopark.Beberapa kali kami coba hubungi pak Ipang tidak ada jawaban, selalu
sibuk. Lalu kata Bapak baik hati yang disana kalau tidak bisa dihubungi kami
harus ke kantor Ecopark agar bisa mendapat informasi yang lebih jelas.
Kamipun bergegas ke Ecopark. Kali
inikarena penasaran kenapa kok tidak ada yang tahu tentang perlombaan ini.
Sambil berjalan menuju kantor Ecopark, kami menghubungi pak Ipang untuk
mencari informasi. Giliran lia yang coba menghubungi pak Ipang ternyata
tersambung.
“halo pak Ipang ya? Saya lia dari yang ikut lomba penulisan
dan foto Ancol.kami berempat sudah di depan gerbang Dufan, cara masuknya
bagaimana ya pak? Kami mau observasi” lia menjelaskan. Tahu nggak apa tanggapan
pak Ipang? “oh yang gratis masuk Ancolnya mba, kalau masuk unitnya gak gratis”.
Hahaha Astaga, ternyata kami sangat tidak teliti membaca
peraturan untuk observasi. Inilah kekonyolan kami yang kedua di hari itu.Sambil
menunggu selesainya pembicaraan Lia dengan pak Ipang mengenai peraturan
observasi aku, Zizi, dan Laili tertawa terbahak-bahak karena konyolnya hari
ini.
“terus gimana nih? Mau lanjut atau kita ke pameran di Grand
Indonesia?”Lia menawarkan. “ya kita lanjut aja yuk keliling disini, kita ke
Pasar Seni yang tadi gimana?” aku mencoba memberikan ide. Merekapun setuju.
Kami berbalik arah untuk menuju halte bus Wara Wiri lagi dan
menuju ke pasar seni.Sepanjang perjalanan kami benar-benar tidak bisa menahan
tawa karena kecerobohan kami di hari itu. “salah lo nih ka kita terdampar
disini”celetuk Zizi, “siapa? Gue?Hahahaha” kataku pura-pura tidak tahu “tapi
seru kan kalo begini ceritanya?Jarang-jarang kita ngalamin yang kayak
begini”aku berusaha membela diri. “tapi emang kitanya aja sih yang gak teliti
baca peraturannya, bisa ya begini, hahaha” Laili menimpali.
Kamipun naik bus Wara Wiri (lagi), dan ternyata supir bus
Wara Wiri tersebut adalah supir yang sama saat mengangkut kami di awal
kedatangan kami di Ancol. kami berbisik sambil tertawa disepanjang jalan di
dalam bus. Dan setelah beberapa menit VOILA! Mendaratlah kami di halte gondola.Loh
kok di halte gondola?Bukannya mau ke Pasar Seni? Begini teman, kalau mau ke
Pasar Seni kita turun di halte Gondola, dari Halte Gondola tersebut tinggal jalan
kaki 2-3 menit ke Pasar Seni karena letaknya berada di samping Gondola.
Sayangnya situasi Pasar Seni saat itu sangat sepi.Kami
berjalan hingga ke tengah Pasar Seni, dan ternyata sedang ada persiapan untuk
menyambut Hari raya Imlek.Ada yang sedang membuat lampion yang bentuknya sangat
unik.Kenapa begitu?Karena Lampion ini dibuat dari barang tidak terpakai.Dengan
percaya dirinya kami berfoto-foto ria di area tersebut, tentunya tanpa
mengganggu orang yang sedang membuat lampion tersebut.
Pede sekali ya kami, tapi itulah kami setiap ada kesempatan
kami mengambil gambar dengan sedikit narsis.
Berjalan kedalam lagi kami melihat arsitektur berbentuk
gorilla yang terbuat dari serutan kayu dan bentuknya sangat besar.
Sekilas kami agak seram dengan adanya arsitektur ini, tapi
setelah melihat dari dekat ternyata unik juga. Dan yang paling membuat aku
bertanya adalah “bagaimana cara buatnya ya?”pertanyaan yang sangat umum kan?
Hahaha.
Lalu kami menuju ke bangunan yang dibelakang gorilla
tersebut. Ya bukan lain hanya untuk berfoto ria. Beberapa kali kami mengatur
jarak kamera yang diletakkan di bagian atas bangunan akhirnya dapatlah foto
kami berempat:
Lelah berfoto-foto tidak terasa sudah tengah hari, sudah
waktunya kami menunaikan sholat dzuhur.Untungnya masjid di Pasar Seni ini ada
di samping bangunan yang kita gunakan untuk berfoto ini, jadi tidak sulit untuk
menemukannya.
Setelah selesai sholat kami melanjutkan perjalanan melihat
ke sekitas Pasar Seni tersebut.Melihat-lihat lukisan yang amat sangat
indah.Pastinya seorang yang professional yang membuat semua lukisan tersebut.
Setelah puas melihat lukisan, kami melanjutkan perjalanan, ternyata di
Pasar Seni ini ada outbondnya juga loh, dan yang sedang menikmati outbond
disini ada satu keluarga besar turis dan anak-anaknya yang lucu-lucu
Walaupun tidak terlalu tinggi, outbond di tempat ini sangat
mengasyikan karena tempatnya bersih dan petugas yang professional selalu ada
untuk membantu jika ada yang tidak dimengerti. Dan yang pasti outbond disini
sangat aman karena alatnya terawatt dan terjamin.
Kamipun melanjutkan perjalanan kami kembali, sepanjang
perjalanan mata kami dimanjakan dengan took-toko yang menjual berbagai karya
seni.Ada yang menjual aksesori yang terbuat dari kerang-kerangan, hiasan
dinding dari ukiran kayu, batik yang dibuat menjadi rok, baju, kemeja, celana,
dan sebagainya.Ada juga yang menyediakan jasa lukis, bagi teman-teman yang ingin
dilukis bisa kesini dan minta pelukisnya melukis wajah anda. Untuk harga ya
Tanya pelukisnya ya teman, saya tidak tahu tarifnya :p
Tidak terasa prut kamipun keroncongan minta diisi, kamipun
berhenti di salah satu restoran. FYI alias For Your Information harga makanan
di kedai di Ancol ini masih bisa terjangkau loh alias tidak terlalu mahal,
untuk rasa relative tergantung selera teman-teman.
Zizi : “terus kita kemana lagi nih? Mau langsung pulang?”
AKu : “gak mau ke pantainya dulu? Masih siang gini kita bisa
foto-foto sekalian ngadem disana”
Lia : “ïya tuh boleh,
kalo pada mau sampe malem aja sekalian liat sunset”
Laili : “ÿaudah aku ikut aja ya”
Setelah mengisi perut kami langsung ke Pantai Indah, karena
Pantai Festival saat itu kurang menarik untuk kami, tentunya naik bus Wara-Wiri
lagi.
Samapilah kami di Pantai Indah, ternyata dilihat dari dekat
banyak sekali perubahan yang terjadi disini.Mulai dari pantainya yang
ditinggikan, rusaknya jembatan cinta, dan perbaikan jalan.Sudah sangat lama
sekali ya sejak terakhir kali aku mengunjungi Ancol.rusaknya jembatan cinta
diganti dengan jembatan yang baru yang lebih besar dan kokoh, terbuat dari
beton.
Walaupun suasana pantai panas tapi saat itu ombak sedang
agak tinggi. Tetapi kita tidak perlu khawatir karena penjaga pantai disini
selalu stand by dan dipasang juga peringatan untuk para pengunjung.
Oh iya, pantai Ancol ini selalu jadi destinasi utama para
turis local jika liburan nasional sedang berlangsung loh, makanya suasananya
selalu ramai.
Kami langsung ke Jembatan Cinta yang baru, karena penasaran
bagaimana pemandangan di atas sini.Berdiri diatas jembatan yang baru ini
membuat kita merasa seperti naik kapal laut, semilir angin dan suara laut
sangat memanjakan telingaku.Memang pantai dan laut disini tidak bersih dari
limbah, tapi kita masih bisa melihat sedikit keindahan pantai ini kok.Kita bisa
melihat ikan-ikan kecil berebang di bawah jembatan.Tak jarang kita juga bisa
menikmati pulau Bidadari yang sedikit terlihat dari jembatan tersebut.Ada juga
pengunjung yang asyik memancing, berfoto, dan bercanda dengan teman-temannya.
Jika merasa lapar, jangan khawatir y ateman, karena
sepanjang pantai kita dimanjakan dengan berbagai jajanan dan restoran yang
menyediakan menu makanan laut alias seafood, tapi bagi yang tidak suka seafood
juga jangan khawatir menu lainnya juga ada kok.
Lelahnya kami setelah berkeliling pantai dan menikmati pemandangan
laut melalui jembatan Cinta, kamipun merencanakan perjalanan selanjutnya.
Lia : mau kemana lagi nih? Udah jam 4 sore enaknya kemana
lagi yah?
Laili &Zizi : kita sih ikut aja..
Aku : ah kalian ini ikut aja melulu, kasih ide dong..
Zizi : yaudah deh ke Monas aja gimana?
Lia : boleh, boleh.. eh kalau ke Ragusa deket Monas gak yah?
Aku : Ice Cream Ragusa yang di Veteran itu? Deket kok.
Laili : iya deket, naik busway aja. Mau kesana nih?
Lia : ayo boleh..
Kami berempat menuju ke halte Bus Wara-Wiri untuk menuju
Shelter Busway.Kalau dipikir-pikir Ancol seluas ini ada apa saja sih? Selain
wahana-wahana yang sudah disebutkan diatas, Ancol menyediakan fasilitas hiburan
lainnya seperti :
• Gelanggang
Samudera
Di gelanggang Samudera ini kita akan disuguhkan dengan
pementasan beberapa hewan yang unik dan menarik. Ada lumba-lumba, paus putih,
anjing laut, dan bagi anda penggemar pertunjukan 4Dimensi juga disediakan
studio Sinema 4Dimensi.Bagaimana jika tidak mempunyai kacamata 4Dimensinya?
Tenang, didalam pada saat memasuki Sinema 4Dimensi kita akan dibagikan kacamata
4Dimensi dan tidak dipungut biaya kita tinggal menikmati pertunjukannya.
• Bowling
Mungkin belum banyak
yang tahu kalau ada tempat bermain bowling di komplek kawasan Ancol.
Tempat bowling ini berada di Hailai Excecutive Club yang dikelola oleh PT
Philindo Sporting Amusement and Tourism Corporation yang bekerja sama dengan PT
Sarana Ria. Wah makin asyik ya kalau kita ke Ancol.Oke lanjut lagi untuk
fasilitas dan wahana selanjutnya.
• Atlantis
Water Adventure
Bagi yang suka berenang ataupun olahraga air, selain pantai
terdapat Atlantis Water Adventure.Apa sih istimewanya Atlantis ini? Disini kita
akan dibawa berpetualang air di 8 kolam utama. Bayangin DE-LA-PAN!! Di tempat
yang seluas 5 hektar ini. Ada kolam apa saja sih? Disini kita bisa menikmati
kolam Poseidon, Antila, Plaza Atlas, Aquarius, Octopus, Atlantean & Kiddy Pool,
dengan basic cerita menyelusuri Peradaban Yunani yang telah hilang. Wow seru ya
;). Ada lagi kolam arus yang mempunyai arus dan memberi kesan kita berada di
sungai sungguhan. Bagi yang tidak bisa berenang bisa menikmati berenang di
kolam apung, dijamin tidak akan tenggelam karena memang dirancang untuk
mengapung. Di kolam ombak kita akan menikmati sensasi seperti di pantai, karena
kolam ini dirancang untuk menghasilkan ombak seperti di pantai sungguhan. Mau
yang seru lagi? Di Atlantis Water Adventure juga ada kolam luncur dan water
outbond lainnya. Pokoknya lengkap dan puas jika kita masuk ke Atlantis Water
Adventure.
• Green
Mission Paintball (GMP)
Paint Ball adalah sebuah kegiatan simulasi pertempuran
dengan menggunakan peluru cat ( memakai paint gun ). Materi permainan paint
ball berupa pertahanan dan penyerangan, merebut bendera lawan, pelepasan
sandera. Manfaat permainan ini adalah Meningkatkan kerjasama team, penambah
semangat, serta pereda stress tentunya.
Bagi yang belum pernah memainkan permainan ini jangan
khawatir, karena sebelum bermain kita akan mendapatkan briefing dan pengarahan
bagaimana menggunakan senjata, perlengkapan keamanan, cara menembak, dan yang
pasti diberi tahu rule dan peraturan permainan yang harus dipatuhi.
Permainan paintball yang ada di Ancol ini merupakan
permainan Paintball terbesar yang ada di Asia Tenggara. Disini terdapat tiga
lokasi permainan, yaitu : Hutan Borneo, Hutan Papua, dan Hutan Sulawesi. Dan
setting permainan ini juga dibagi dalam 3 zona yaitu : Battle Savana, Battle
Village, Battle Field.
Di dalam zona Battle Savana para pemain akan bertempur di
area berupa bukit, rerumputan, potongan kayu, mobil pick up, dan padang rumput yang hijau. Jadi jika ingin
menghadang dan menghadapinya para pemain harus berusaha untuk tiarap agar tidak
tertembak oleh musuh.Di zona inilah para pemain ditantang untuk menerapkan
beberapa strategi peperangan yang dianggap efektif.
Lalu masuk ke zona Battle Village, permainan akan
berlangsung diantara reruntuhan perkampungan yang juga tidak luput pepohonan
dan beberapa drum bekas. Wah jadi terasa seperti di film koboy jaman dulu ya,
pastinya akan bertambah seru permainannya. Dalam zona ini para pemain akan
diuji tingkat kesolidaritasnya terhadap tim masing-masing.
Terakhir akan masuk ke arena Battle Field. Adrenalin kita
akan semakin dipacu karena suasana di zona ini akan sangat seru. Dengan
background benteng di tengah padang rumput, akan terdapat gerbong kereta,
pepohonan besar, dan danau alami.
Pastinya permainan yang hanya disediakan waktu beberapa jam
saja tidak akan terasa jika suasana permainannya sangat sangat seru. Silahkan
mencoba Green Mission Paintball dengan sahabat dan keluarga anda.
• Seaworld
Seaworld merupakan taman biota laut pertama di Indonesia.
Peletakan batu pertama pembangunan Seaworld di Indonesia pada tanggal 02
Oktober 1980 oleh Gubernur DKI Jakarta
Bapak Wiyogo Atmodarminto dan dalam dua tahun setelahnya yaitu pada tanggal
03 Juni 1982 Seaworld sudah mulai beroperasi. Wah usia Seaworld sendiri sudah
lama sekali ya. Area seaworld terdapat berbagai macam aquarium, lorong Antasena
(lorong bawah air), perpustakaan, tempat penjualan makanan, toko suvenir, dan
dilengkapi dengan mesin layar sentuh sebagai informasi satwa dan spesies di
Seaworld.So, di Seaworld ini pantang buta area berkat disediakannya mesin
tersebut.
Karena banyaknya biota laut Indonesia aquarium di seaworld
dibagi beberapa aquarium, diantaranya:
Akuarium utama memelihara ribuan satwa laut Indonesia.
Sebanyak 3500 spesis ikan laut Indonesia dipelihara disini (jumlah ini
merupakan 37% dari jumlah jenis spesies ikan laut di dunia).Ukuran akuarium ini
mencapai 36 x 24 m, dan dalamnya bervariasi dari 4.5 hingga 6 m dan menyimpan 5
juta liter air asin. Karena besarnya akuarium utama ini tercatat sebagai
akuarium air asin terbesar di Asia tenggara.
Area Air Tawar dilengkapi dengan koleksi koleksi satwa air
tawar dari seluruh dunia, termasuk diantaranya piranha dan Arapaima gigas dari
sungai Amazon dan belut listrik.Jadi kita tidak usah jauh-jauh ke hutan Amazon
jika ingin melihat belut listrik dan piranha, dan kita tidak khawatir untuk
tersengat dan tergigit hewan laut yang buas tersebut.
Lorong Antasena adalah lorong bawah air sepanjang 80m yang
dioperasikan dengan pinjakan berjalan otomatis dengan kubah tembus
pandang.Memungkinkan pengunjung untuk menikmati pemandangan "bawah
laut" tanpa harus khawatir tersandung saat menengadah keatas untuk melihat
ikan.Sangat memanjakan pengunjung.
Aquarium Dugong dan Akuarium ekosistem laut yang berisi
koral dan sponge yang memperlihatkan keindahan biota dalam laut. Tetapi bukan
sponge bob dan Patrick ya teman, mereka gak diajak disini kok :p
Dengan adanya aquarium tersebut tidak hanya melihat, tetapi
kita menjadi paham jenis dan spesies apa saja yang hidup di. Seaworld buka
setiap hari dengan harga tiket masuk
yang terjangkau juga.
Selain menyedeiakan pemandangan bawah laut yang sangat
indah, Seaworld juga mempunyai beberapa program luar biasa.Beberapa bertujuan
untuk melestarikan biota laut yang ada di Seaworld.
Program “Belajar Di Seaworld” ditujukan bagi anak-anak
tingkat SD hingga SMA.Program ini dirancang untuk pelajaran Biologi untuk
melengkapi mata pelajaran mengenai dunia laut dan spesiesnya.
Seaworld juga mempunyai program mengunjungi sekolah-sekolah
dan memberi beberapa pelajaran agar anak-anak lebih peduli tentang dunia laut
dan tentunya juga agar mereka melestarikan biota laut tersebut.
Lalu program penangkaran dan pelestarian penyu. Disini penyu
dibiakkan dan jika sudah waktunya para penyu ini akan dilepaskan kea lam liar,
jadi populasi penyu tidak terganggu dengan “tangan iseng” dan tidak bertanggung
jawab diluar sana.
Semoga saja kedepannya Seaworld mengembangkan programnya
hingga ke beberapa pelestarian hewan yang benar-benar terancam punah.
• Pulau
Bidadari
Pulau Bidadari merupakan salah satu dari resort Kepulauan
seribu di seberang Jakarta. Untuk menuju pulau ini dapat menggunakan speedboat
dari dermaga Marina TamaInpian Jaya Ancol dengan waktu satu jam. Pulau Bidadari
mempunyai dua nama, yaitu pulau Sakit dan Pulau Purmerend.
Di pulau ini kita dapat menikmati pemandangan pantai yang
indah dan sepanjang perjalanan menuju ke Pulau Bidadari kita akan disuguhkan
dengan berbagai bangunan peninggalan Belanda yang sangat klasik. Tentu tidak
akancukup jika hanya satu hari kita singgah di pulau ini, untungnya ada
Floating Cottage yang tersedia di pulau ini, floating Cottage ini berupa rumah
terapung seperti perkampungan nelayan.Ada juga cottage darat yang tersedia ada
dua macam ada yang berupa rumah panggung mengapung ada juga yang bukan rumah
panggung.Semua cottage ini dibuat seperti rumah adat Minahasa.
Permainan seperti banana boat, jetski, kano, memancing,
berenang, dan beberapa pendopo disediakan di sekitar pantai. Untuk mengunjungi
pulau terdekat di sekitar Pulau Bidadari, pihak pengelola juga sudah menyiapkan
fasilitas speedboat kecil untuk menyebrang. Jadi bisa berpetualang dari satu
pulau ke pulau lainnya.
• Hotel
Putri Duyung Ancol
Hotel Putri Duyung Ancol merupakan sebuah penginapan di
sekitar Ancol dengan desain yang unik dan khas Timur Indonesia.Menyediakan
pemandangan menghadap ke Laut Jakarta membuat Hotel Putri Duyung Ancol ini
semakin diminati pengunjung.Dengan konsep cottage dan banyaknya pepohonan tropis
juga membuat kesan tropis di sekitar Hotel ini.
Semoga saja suatu hari nanti aku bisa benar-benar menikmati
semua yang disediakan di Ancol ini.
Oke lanjut lagi ya,,
Sesampainya kami di halte bus Wara-Wiri kebetulan kami agak
lama menunggu si Bus Wara-Wirinya kami berfoto (lagi).Kebetulan ada bapak baik
hati yang juga sebagai pengunjung disini yang dengan senang hati memotret kami.
Voila, jadilah foto kami di halte bus!
Oh iya FYI Ancol juga dekat dengan tempat-tempat umum
terkenal lainnya loh seperti :
• Masjid
Istiqlal
Untuk menuju Masjid Istiqlal kita cukup naik Busway dari
Shelter Busway Ancol jurusan Harmoni, turun di halte Juanda. Murah meriah dan
simple kan?
• Ice Cream
Ragusa
Setelah ke Masjid Istiqlal belum lengkap rasanya jika kita
belum mampir ke Ragusa Ice Cream Italia. Letaknya persis di sebelah Masjid
Istiqlal, Ragusa ini sudah ada sejak tahun 1800-an loh teman. Kenapa bisa
bertahan sampai sekarang?Karena Ragusa sangat terkenal dengan ice cream yang
alami tanpa pengawet dan tanpa pemanis buatan.Untuk harga tidak terlalu mahal
kok masih bisa terjangkau di semua kalangan.Menu ice creamnya juga unik, ada
Ice Cream Spaghetti, banana split, dan beberapa menu khas Ragusa.
• Monumen
Nasional (Monas)
Siapa yang tak kenal dengan monas, monumen yang diujungnya
ada bongkahan emas dan menjadi ciri khas Jakarta ini memang sangat ramai setiap
harinya. Bagaimana tidak?Masuk ke tamannya saja tidak dipungut biaya alias
GRATIS. Tapi untuk masuk ke monumennya tetap bayar ya teman. Terus ngapain aja
dong di tamannya? Tidak usah khawatir akan merasa bosan di taman Monas, kita
bisa menikmati jalan-jalan dengan menggunakan sepeda, naik delman, olahraga di
lapangan yang disediakan, dan banyak para pedagang menjajakan dagangannya mulai
dari makanan, mainan, boneka, souvenir, bahkan baju bargambar Monas. Ada juga
tukang foto keliling yang siap mengambil gambar anda secara instan.
·
Pusat Grosir Mangga Dua
Untuk teman-teman yang ingin berbelanja elektronik Ancol
dekat dengan pusat belanja Mangga Dua.Untuk harga? Bisa di nego lah yaa
..hehehe
Lalu transportasi apa saja sih yang bisa kita gunakan untuk
berkunjung ke Ancol?
• Transjakarta
Dengan menggunakan bus Transjakarta, kita bisa langsung menuju
kawasan Ancol. Halte yang menyediakan jurusan langsung ke Ancol diantaranya:
Harmoni, PGC, dan Kp. Melayu. Untuk dari rute daerah lain bisa transit di
Harmoni, Kp. Melayu, ataupun Matraman. Untuk harga tiketnya hanya Rp. 3.500,-
per perjalanan.
• Kereta
Untuk daerah Jabodetabek kita bisa menuju Ancol dan turun di
Stasiun Ancol yang letaknya di seberang Taman Impian Jaya Ancol.
• Angkutan
umum lainnya
Bagi teman-teman yang berada di kawasan Senen bisa naik
kopaja 27 jurusan senen-Kelapa Gading.
Mikrolet M15 dan M15A jurusan Tanjung Priok. Lalu dari Blok-M bisa naik bus
jurusan Tanjung Priok dan turun di depan Ancol.
Nah sudah tahu kan kenapa aku dan teman-teman sangat
menikmati perjalanan “absurd” kami di Ancol kemarin? Untuk kalian yang berminat
untuk ke Ancol dijamin tidak akan bosan deh. Tapii baca persyaratannya dulu yaa
biar gak malu dan gak bingung ;)
Kayaknya segitu dulu deh perjalanan kami yang singkat ke
Ancol, untuk selanjutnya aku sudah punya tiket Seaworld dengan diskon 50% dari
Groupon Disdus, Thanks Disdus…. Jadi nantikan ceritaku selanjutnya yaa…